close
Info Kampus

6 Alasan Peluang Masuk Simak UI Lebih Besar Daripada SBMPTN 2020

Kampusimpian.com – Untuk masuk Universias Indonesia banyak jalur yang dapa ditempuh diantaranya adalah SIMAK UI dan SBMPTN. Banyak orang yang masih beranggapan bahwa masuk UI melalui SIMAK UI mahal, banyak menggunakan jalur dalam, peluangnya sangat kecil dan soal-soalnya sanga sulit.  Daripada memikirkan berbagai macam alasan negative, kali ini saya akan memberikan berbagai macam alasan positif Mengapa kalian harus mengikuti SIMAK UI?

  1. Essai simak UI 2020 Resmi Ditiadakan
  2. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama besarnya untuk lulus berdasarkan nilai tes, tidak dipengaruhi asal daerah, sekolah, latar belakang finansial,dll.
  3. Sejauh ini, pelaksanaan SIMAK UI 12 Juli diharapkan masih bisa berlangsung sesuai jadwal yang ada.
  4. Seluruh mahasiswa yang diterima pada jenjang S1 reguler, baik melalui SNMPTN, SBMPTN, maupun SIMAK UI, semuanya dibebaskan dari uang pangkal dengan besaran semesteran yang disesuaikan kemampuan.
    • Untuk  yang soshum atau rumpun IPS (0 s.d 5 Juta)
    • Untuk yang Saintek atau rumpun IPA (0 s.d 7,5 Juta)
  5. Kelulusan simak UI ditentukan berdasarkan hasil ujian tulis yang diadakan pada 12 Juli, tidak menggunakan skor UTBK. Sehingga peserta yang tidak mengikuti UTBK tetap bisa mengikuti Simak UI.
  6. Yang paling penting dan yang harus kalian ketahui adalah peluang Simak UI tahun ini lebih besar dibanding SBMPTN 2020.

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, kalian bisa buka https://simak.ui.ac.id/reguler.html dan kalian bisa melihat daya tampung tahun 2020.  Disini dikatakan bahwa Pendidikan Dokter di SBMPTN  itu kuotanya 54 sedangkan di SIMAK UI kuoatanya 90.

Pendidikan Dokter UI

 Bedanya cukup jauh sebesar 36 orang. Yang kedua coba kita lihat yang lain Pendidikan Dokter Gigi SBMPTN kuotanya 36 ditahun 2020, sedangkan di SIMAK UI kuotanya 60 orang.

Pendidikan Dokter Gigi UI

Bedanya cukup jauh ya, bedanya 24 orang. Jika kita bandingkan Kuota antara SBMPTN dan SIMAK UI, Lebih besar di SIMAK UI. Coba sekarang kita bandingkan dengan jurusan Soshum. Ilmu Hukum di SBMPTN memiliki kuota 90 orang, sedangkan di SIMAK UI sebesar 150 orang.

Ilmu Hukum UI

Oke di Psikologi sendiri untuk di SBMPTN dia 54 orang, sedangkan disimak UI 90 orang kuotanya .

Psikologi UI

Tidak hanya itu kalau kalian melihat Akutansi di SBMPTN dia hanya 60 orang, sedangkan disimak UI dia 100 orang.

Akutansi UI

Dan untuk jurusan Sistem Informasi dan Ilmu Komputer sama ya, kuota di SBMPTN 45 orang dan di SIMAK UI 75 orang.

Sistem Informasi & Ilmu Komputer UI

Oleh karena itu dari data yang ada, dapat disimpulkan bahwa kuotanya lebih besar di SIMAK UI. Sehingga kalau kalian gagal SBMPTN, belum tentu kalian gagal di SIMAK UI. Oleh karena itu saya sangat menyarankan  kalian untuk mengikuti SIMAK UI.

Semoga informasi ini bermanfaat ya! Jangan lupa bagikan kepada teman-teman kalian yang ingin masuk UI ya!

Sinta Anggraini

Alumni Psikologi Universitas Indonesia. Penulis. Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi untuk dicapai, yang ada hanya niat yang terlalu rendah untuk melangkah.
Back to top button