Rangkuman Bab 9 Manajemen

A. Konsep Dasar Manajemen 

1. Definisi Manajemen 

Manajemen berasal dari Bahasa Perancis kuno yaitu management, yang artinya seni melaksanakan dan mengatur. Berikut pendapat beberapa ahli tentang pengertian manajemen: 

  1. George R. Terry Manajemen adalah suatu proses yang terdiri atas kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, dan mengadakan pengendalian melalui kegiatan orang lain dalam rangka mencapai suatu tujuan.
  2. Prajudi Atmosudirdjo Manajemen adalah menyelenggarakan sesuatu dengan menggerakkan orangorang, uang, mesin-mesin, dan alat-alat sesuai kebutuhan. 
  3. Sondang P. Siagian Manajemen adalah kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh sesuatu hasil dalam rangka mencapai tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain. 
  4. Karnadi Wargasasmita Manajemen adalah mengatur, mengurus, memimpin, dan mengawasi pekerjaan-pekerjaan ke arah tujuan usaha. 
  5. Manullang Manajemen adalah seni dan ilmu pencatatan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, serta pengawasan (pengontrolan) sumber daya manusia dan sumber daya alam untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 
  6. The Liang Gie Manajemen adalah proses yang menggerakkan Tindakan-tindakan dalam usaha Kerjasama manusia sehingga tujuan yang telah ditentukan benar-benar tercapai. 
  7. Henry Fayol Manajemen adalah suatu proses yang terdiri atas kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan sumber daya manusia, dan mengadakan pengendalian dalam rangka mencapai tujuan.
  8. John D. Millet Manajemen adalah satu kesatuan proses pembimbingan dan penyediaan fasilitas-fasilitas kerja terhadap orang-orang yang tergabung dalam organisasi untuk mencapai tujuan. 
  9. Harold Koontz dan Cyrill O’Donnel Manajemen adalah pencapaian tujuan yang ditetapkan terlebih dahulu dengan menggunakan kegiatan orang lain. 
  10. Marry Perker Follet Manajemen adalah seni untuk menyelesaikan segala sesuatu melalui orang lain dalam organisasi. 

Dari pendapat para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa , Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan sumber daya manusia dan sumber lainnya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Definisi manajemen dapat ditinjau dari beberapa aspek yaitu : 

  1. Manajemen sebagai suatu proses yaitu manajemen sebagai suatu proses prencanaan , pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dengan melibatkan orang lain. Bisa juga diartikan sebaga proses mencapai hasil yang ditetapkan dengan memanfaatkan sumber daya secara efektif dan efisien. 
  2. Manajemen sebagai kolektivitas orang yaitu manajemen berperan dengan melibatkan beberapa orang yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Manjemen diartikan kumpulan orang yang menunjukkan ativitas manajemen dalam sebuah organisasi. 
  3. Manajemen sebagai ilmu dan seni , manajemen sebagai seni berfungsi mencapai tujuan tujuan yang mendatangkan hasil atau manfaat. Manajemen sebagai ilmu berdifat universal dan menggunakan kerangka ilmu pengetahuan yang sistematis dan dapat diterapkan dalam semua organisasi. 
  4. Manajemen sebagai profesi yaitu memfokuskan kegiatan para manajer atau eksekutif dalam menerapkan keahlian da ketrampilan tertentu. Salah satu bentu perkembangan ilmu manajemen melalui program latihan manajemen di sebuah organisasi. Keahlian yang dimilki manajer diperlukan dala mengelola dan menjalankan proses manajaemen. 

2. Unsur Manajemen 

  1. Tenaga Kerja (Man) Dalam kegiatan manajemen unsur manusia paling menentukan. Manusia menjadi penggerak dan penentu tercapainya suatu tujuan.
  2. Uang (money) Dalam kegiatan manajemen uang digunakan untuk biaya produksi membeli bahan baku, menggaji karyawan, dan membiayai kegiatan lainnya.
  3. Mesin (Machines) Pemakaian mesin mempermudah proses kerja, memciptakan efisiensi serta dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas.
  4. Bahan (Materials) Ketersediaan bahan sangat penting dalam proses produksi. 
  5. Metode (Methods) Metode merupakan cara dalam melakukan kegiatan guna mencapai tujuan. Pemilihan metode yang tepat dapat menentukan keberhasilan. 
  6. Pasar (Market) Pasar merupakan tempat menjual hasil produksi. Penguasaan pasar untuk mendistribusikan hasil produksi meruapakan hal yang menentukan dalam manajemen. 

3. Tingkatan Manajemen 

  1. Manajemen Puncak (Top Management) Manajemen puncak adalahh jenjang manajemen tertinggi dalam sebuah organisasi. Manajemen ini bertanggung jawab secara keseluruhan organisasi. Yang termasuk tingkatan ini adalah anggota dewan direksi dan presiden perusahaan. 
  2. Manajemen Menengah (Middle management) Manajemen menengah adalah tingkatan manajem tengah-tengah. Manajemen ini membawahi dan mengarahkan manajemen di bawahnya. Manajemen ini bertanggung jawab pada manajemen puncak. Misal, kepala bagian yang membawahi beberapa kepala seksi atau kepala sub divisi yang membawahi kepala bagian. 
  3. Manajemen bawah (Lower Management) Manajemen ini tingkatan paling rendah dalam suatu organisasi, sering disebut manajemen lini pertama. Manajemen ini mengawasi tenaga operasional. Manajemen ini bertanggung jawab pada manajemen menengah. Contoh mandor, supervisor.
    1. Prinsip dan Fungsi Manajemen 
      1. Prinsip Manajemen 

Prinsip manajemen menjadi pedoman kerja dalam melaksanakan manajemen. Prinsip manajemen yang diterapkan dengan tepat dapat memudahkan perusahaan dalam mencapai tujuan. Henry Fayol merumuskan prinsip-prinsip manajemen sebagai berikut: 

  1. Pembagian kerja (Division of Work) Pembagian kerja harus dilakukan agar terjadi spesialisasi. Pembagia kerja harus sesuai dengan kemampuan dan keahlian tenaga kerja agar efektiviatas dan efisiensi.  
    1. Wewenang dan tanggung jawab (Authoriryand Responsibility) Dalam melaksanakan tugasnya seorang pemimpin dilengkapi dengan wewenang dan tanggung jawab. Wewenang dan tanggung jawab harus seimbang. Setiap pekerjaan harus memberikan tanggung jawab sesuai wewenangnya.  
    1. Disiplin (Discipline) Disiplin merupakan kepatuhan dan ketaatan pada pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.   
    1. Kesatuan Perintah (Unity of Commmand) Dalam melaksanakan pekerjaannya, karyawan harus memperhatikan prinsip kesatuan perintah. Karyawan menerima petunjuk dari satu orang saja. Karyawan perlu mengetahui pihak yang harus bertanggung jawab sesuai wewenangnya.  
    1. Kesatuan Arah (Unity of Direction) Kegiatan dalam organisasi sebaiknya diarahkan oleh satu orang saja dengan menggunakan satu perencanaan. Kesatuan arah berkaitan dengan kesatuan perintah.  
    1. Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi (Subordination of Individual Interest to the Common Good) Dalam setiap organisasi kepentingan organisasi secara keseluruhan harus berada di atas kepentingan pribadi.  
    1. Pemberian Upah (Renumeration) Gaji atau upah bagi karyawan merupakan kompensasi atas keterlibatnya dalam pekerjaan. Prinsip upah lebih untuk prestasi lebih dan upah sama untuk prestasi sama perlu diterapkan.  
    1. Pemusatan (Centralization) Suatu wewenang dapat dipusatkan dapat pula didelegasikan untuk memperlancar kegiatan. Pada perusahaan/ organisasi skala kecil bisa menggunakan pemusatan wewenang (sentralisasi), tapi pada perusahaan skala besar bisa mendelegasiak pada pejabat -pejabat tertentu (disentralisasi).  
    1. Jenjang jabatan (The Hierarchy) Jenjang jabatan dalam suatu organisasi sering digambarkan dengan garis-garis rapi dalam bagan organisasi. Jadi garis wewenang digambarkan dengan jelas.
    1. Tata Tertib (Order) Ketertiban akan terwujud apabila karyawan maupun atasan mempunyai disiplin yang tinggi. Ketertiban dan disiplin sangat dibutuhkan untuk memperlancar kegiatan guna mencapai tujuan.  
    1. Keadilan (Equty) Keadilan akan menimbulkan loyalitas karyawan. Atas harus adil pada karyawannya, yaitu dengan memberikan kepada setiap orang apa yang menjadi haknya.  
    1. Stabilitas pegawai (Stability of Staff) Kesatbilan karyawan perlu dijaga agar pekerjaan dapat berjalan lancar. Perputakaran karyawan yang terlalu sering tidak baik bagi kelancaran perusahaan.  
    1. Inisiatif (Initiative) Setiap karyawan diberi kebebasan untuk mengemukakan inisatif serta menjalankannya.  
    1. Semangat Kerja (Esprit de corps) Dalam setiap kegiatan harus ditumbuhkan rasa semangat persatuan, sehingga dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan.
    1. Fungsi Manajemen 

Fungsi manajemen menurut Henry Fayol ada lima, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Planning (perencanaan), yakni membuat dan melakukan perencanaan mengenai tujuan dan target perusahaan atau organisasi beserta strategi yang digunakan dalam pencapaian tersebut menggunakan sumber daya yang ada.
    1. Organizing (pengorganisasian), yakni mensinkronkan sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya fisik dan sumber daya modal guna mencapai target perusahaan.
    1. Commanding (pengarahan), yakni memberi arahan pada anggota supaya mengerjakan tugas masing-masing sesuai dengan yang telah ditentukan.
    1. Controlling (pengendalian), yakni memberi arahan mengenai tugas masing-masing anggota sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
    1. Coordinating (pengkoordinasian) yakni, menghubungkan dan menyelasaikan pekerjaanpengerjaan agar saling bersinergi satu sama lain supaya tidak terjadi kekacauan, bentrok maupun kekosongan kegiatan. 
    1. Bidang Manajemen dan Penerapan Fungsi Manajemen 

1. Bidang manajemen 

  1. Manajemen Produksi

Manajemen produksi adalah kegiatan untuk mengoordinasikan serta mengatur faktor-faktor produksi seperti sumber daya alam, sumber daya manusia (tenaga kerja), modal dan kemampuan kewirausahaan secara efektif serta efisien untuk dapat menciptakan dan menambah nilai guna suatu barang maupun jasa. Manajemen produksi merupakan sebuah proses manajemen yang bertanggung jawab kepada seluruh proses prencanaan serta aktifitas produksi, distribusi maupun manajemen proyek yang sedang dijalankan oleh organisasi.

  • Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran adalah salah satu bidang oprasional dalam perusahaan yang pelu penanganan sungguh-sungguh, hal ini menyangkut berhasil atau tidaknya produk yang telah dibuat sampai kepada tangan konsumen. Manajemen pemasaran merupakan sebuah kegiatan yang berhubungan dengan proses perpindahan barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Tujuan utama dari manajemen pemasaran pada umumnya adalah untuk meningkatkan volume penjualan dari produk yang telah dihasilkan. Proses manajemen pemasaran ini mencakup beberapa kegiatan, yaitu: a)      Riset pasar

  • Perencanaan pemasaran
  • Melaksanakan analisis terhadap peluang pasar, kendala/tantangan, serta ancaman dari pesaing. d)      Mempromosikan produk

e)      Pengelolaan usaha-usaha pemasaran.

c.   Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan merupakan suatu bidang manajemen yang fokus terhadap pengelolaan dana perusahaan (memperoleh dan menggunakan dana) yang dilakukan secara efektif dan efesien guna meningkatkan dan memaksimalkan laba perusahaan. Dalam menajemen keuangan terdapat aspek-aspek kegiatan, yaitu:

  1. Merencanakan serta melaksanakan kerja sama dengan pihak-pihak terkait dalam pencarian dana.
  2. Menetapkan keputusan keuangan yang menyangkut investasi baik dari segi sumber maupun penggunaan.
  3. Menetapkan kebijakan pembagian dividen yang diperoleh dari laba perusahaan.
  4. Mengawasi dan melakukan kontrol keuangan dengan membuat laporan perusahaan.

d. Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia atau manajemen personalia merupkan bidang manajemen yang fokus terhadap kegiatan yang berhubungan dengan tenaga kerja. Seperti pengadaan (recruitment), pengembangan (peningkatan mutu), pemberian kompensasi (upah), pengintegrasian (penyatuan) serta pemeliharaan terhadap sumber daya manusia (karyawan) secara terpadu untuk mencapai tujuan perusahaan.

Manajemen sumber daya manusia (personalia) bertujuan untuk:

  1. Mendapatkan karyawan yang berkualitas, yang bisa dibina dan dimanfaatkan untuk kegiatan organisasi.
  2. Meningkatkan kemampuan kerja para karyawan.
  3. Menciptakan hubungan kerja yang baik diantara karyawan, baik itu secara vertikal maupun secara horizontal.

e. Manajemen Akuntansi/Administrasi

Manajemen akuntansi/administrasi merupakan bidang manajemen yang berfokus pada pemberian informasi layanan dalam bidang akuntansi/administrasi yang diperlukan untuk membantu manajemen dalam menetapkan garis-garis kebijakan dan operasional sehari-hari. Kegiatan manajemen akuntansi/administrasi meliputi pengumpulan, pencatatan, analisis serta laporan keuangan/administrasi perusahaan yang dapat dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan. Tahapan manajemen akuntansi/administarsi terdiri dari: a)      Pengumpulan data.

  • Pencatatan data.
  • Pengelompokan data.
  • Pelaporan data.
  • Penafsiran data.

2. Fungsi Penerapan Manajemen 

  1. Manajemen Dalam Kegiatan Sekolah 

Kegiatan pembelajaran di sekolah dapat berjalan dengan lancar karena adanya penerapan fungsi manajemen yang baik. Manajemen sekolah digunakan untuk mengatur agar seluruh potensi sekolah berfungsi secara optimal. Tujuan manajemen sekolah adalah meningkatkan mutu Pendidikan di sekolah pada khususnya dan Pendidikan Nasional pada umumnya.

  • Fungsi-fungsi Manajemen Sekolah

 Berikut fungsi manajemen dalam kegiatan sekolah menurut Daryanto, sebagai berikut: 

  1. Perencanaan Dalam perencanaan terdapat kegiatan penerimaan siswa baru, pengakuan hasil belajar awal dan persiapan pembelajaran. 
  2. Pelaksanaan Pembelajaran Dalam pelaksanaan pembelajaran, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah pendekatan pembelajaran, metode pembelajaran, tahapan pembelajaran, dan pola pelaksanaan pembelajaran. 
  3. Evaluasi Hasil Belajar Untuk menentukan sejauh mana peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran, perlu dilakukan evaluasi dengan menggunakan berbagai instrument dan Teknik hingga diperoleh sebuah sistem pelaporan. 
  4. Evaluasi Program Evaluasi program merupakan proses pengukuran dan penilaian semua program yang berkenaan dengan konteks lingkungan eksternal, input, process, output dan outcome. 

C. Bidang-bidang Manajemen Sekolah 

Bidang-bidang manajemen di sekolah meliputi: 

  1. Manajemen kurikulum , Manajemen kurikulum dan program pengajaran merupakan kegiatan yang berkaitan dengan kelancaran pembinaan dan proses belajar mengajar. Fungsi perencanaan berperan penting dalam penyusunan rencana kerja tahunan. Dengan perencanaan yang baik, akan tercapai pembelajaran yang efektif dan efisien.
  2. Manajemen Kesiswaan, Manajemen kesiswaan berkaitan dengan pengidentifikasian peserta didik agar sekolah dapat memberikan pelayanan terbaik. Pelayanan terbaik mempertimbangkan kompetensi peserta didik. Dengan manajemen ini, akan tertanam rasa cinta peserta didik terhadap sekolah. 
  3. Manajemen Sarana dan Prasarana , Pendidikan Pihak sekolah berkewajiban memberikan pelayanan kepada peserta didik secara oiptimal. Salah satu bentuk pelayanan kepada peserta didik adalah penyediaan sarana dan prasarana pendidikan. Dengan terpenuhinya sarana dan prasarana, kegiatan pembelajaran dapat berlangsung efektif. 
  4. Manajemen Hubungan Sekolah dan Masyarakat , Hubungan masyarakat menjadi salah satu sarana komunikasi anatar pihak sekolah dengan orang tua dan masyarakat. Pihak sekolah sebaiknya menjalin hubungan dengan masyarakat secara harmonis untuk membangun kepercayaan public terhadap sekolah. 
  5. Manajemen Tenaga Kependidikan , Keberhasilan manajemen berbasis sekolah ditentukanoleh keberhasilan mengelola tenaga guru yang tersedia di sekolah. Berkaitan dengan manajemen ini, kepala sekolah memberi tugas dan pembagian kerja kepada guru. Tugas yang terencana dan terprogram akan menunjang keberhasilan kegiatan pembelajaran. 
  6. Manajemen Keuangan , Bidang manajemen keuangan dan pembiayaan berkaitan dengan anggaran atau keuanagn sekolah. Perencanaan dan alokasi keuanagn secara efektif dan efisien menghasilkan organisasi sekolah berkualitas. 
  7. Manajemen Layanan Khusus , Layanan khusus dapat berupa bimbingan dan penyuluhan dalam rangka mengembangkan potensi diri peserta didik. PIhak sekolah dapat Menyusun program kerja sesuai kebutuhan peserta didik. Layanan khusus yang terpenuhi akan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. 
  8. Manajemen waktu , Manajemen waktu adalah cara yang dapat anda lakukan untuk menyeimbangkan waktu anda untuk kegiatan belajar atau bekerja, bersenang senang atau bersantai, dan beristirahat secara efektif.
Back to top button